0
Dikirim pada 14 November 2013 di Resensi Buku dan Artikel

Seorang pemuda mengadukan permasalahan yang menyesakan dadanya, memusingkan fikirannya, membuat badan terasa sakit dan malas kepada pak tua bijak.

Pak Tua berkata, “ Ambilah segenggam garam masukan kedalam segelas air putih itu, lalu rasakanlah!”

Pemuda menjawab, “asin, pahit, sambil membuang sisa air  asin di mulutnya.”

Pak tua  lalu membawa segenggam garam dan mengajak pemuda itu ke sebuah telaga luas yang tenang dan jernih airnya, kemudian pak tua menaburkan garam ditangannya ke telaga itu dan mengaduknya dengan ranting, selang berapa lama Pak Tua berkata, “Cobalah rasakan air telaga ini!”

Pemuda menjawab , “segar Kek, enak sekali!” sambil mengulangi meminum air telaga jernih itu.

Sambil menepuk pundak pemuda itu, Pak Tua berkata ,”Itulah ibarat permasalahanmu, segenggam garam itulah permasalahan. Air dalam gelas  dan telaga ini ibarat kalbu/ hati dan fikiran kita. JIka kalbu kita hanya berupa air dalam gelas, jelas akan berubah rasanya jika di masukan segenggam garam. Tapi jika kalbu kita berupa air dalam telaga yang luas ini maka tak akan berubah hanya dengan segenggam garam, maka luaskanlah kalbu kita seluas telaga ini, agar sebanyak apapun garam (ibarat dari masalah) tak akan merobah rasa dari air telaga ini!”

Pemuda itu mengangguk mungkin terfikirkan yang menjadi masalah ternyata kalbu dan fikirannya yang tidak luas.

Secara teori mungkin mudah dengan ibarat tersebut, tapi bagaimana agar kalbu ini menjadi lapang? Siapa yang membuat hati jadi lapang?

Apakah kalau masalah saya misalkan lapar, tak punya uang dan pekerjaan akan terselesaikan dengan hanya nasehat ?

Apakah ada hubungan dengan ayat ini : “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu, dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu, dan kami tinggikan bagimu  sebutan namamu, karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan ” (QS. Alam  Nasyrah : 1-6)

Pembaca mungkin bisa memberikan jawabannya.



Dikirim pada 14 November 2013 di Resensi Buku dan Artikel
comments powered by Disqus
Profile

berusaha memperbaiki diri dan berharap syafaat para pemberi syafaat More About me

Page
Tag
berjalan

    Sedia DVD ROSETTA STONE/SOFTWARE BELAJAR MULTI BAHASA cuma Rp15.000/DVD hubungi 081324405889! maaf sedang di Brunei

quote

    Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.

    Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?"

    Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan."(QS. Thoha:124-126)

    “Ya Allah , sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dan dari azab neraka ,dari fitnah kehidupan dan setelah kematian dan dari buruknya fitnah Dajjal.(HR. Bukhori -Muslim)”

    “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keluh kesah dan rasa sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat bakhil dan penakut, dari lilitan hutang dan orang yang menindas(ku)(HR. Bukhori). ”

Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 648.782 kali


connect with ABATASA